Site icon PCI Muhammadiyah Mesir

Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Musycabis ke-11 PCIM dan ke-10 PCIA Mesir Sukses Tetapkan Ketua Baru

KAIRO – Dalam rangka menetapkan arah gerak ke depan dan melanjutkan estafet kepemimpinan, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Mesir sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang Istimewa (Musycabis) PCIM ke-11 dan PCIA ke-10 pada Kamis (23/7).

Mengusung tema besar “Menuju Seperempat Abad; Memperteguh Kaderisasi Ulama, Membawa Arah Gerak Baru Muhammadiyah Mesir”, perhelatan akbar ini digelar di Aula Ahmad Dahlan, Markas Dakwah PCIM Mesir, Nasr City.

Rentetan musyawarah dua tahunan ini telah bergulir sejak Seremonial Pembukaan pada Senin (20/7). Rangkaian acara kemudian berlanjut secara maraton setiap harinya, meliputi Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab), Musycabis PCIA, hingga puncaknya pada persidangan Musycabis PCIM. Rangkaian persidangan tersebut membahas berbagai agenda krusial, mulai dari pengesahan Rencana Strategis (Renstra) hasil sidang komisi Musypimcab, penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari pengurus, hingga pembahasan Pedoman Pelaksanaan Teknis (PPT) PCIM.

Prosesi pemilihan kepemimpinan baru menjadi salah satu agenda puncak yang paling dinantikan. Pemungutan suara berlangsung khidmat dan tertib sejak pukul 13.00 hingga 22.00 waktu setempat, dengan hasil pemungutan suara yang resmi diumumkan pada pukul 00.30 dini hari.

Berdasarkan hasil pemungutan suara tersebut, dari 11 formatur sementara PCIM telah terpilih 7 formatur tetap. Adapun rincian perolehan suara untuk ketujuh formatur tetap PCIM Mesir periode 2026-2028 adalah sebagai berikut:

  1. Muhammad Fajar Siddiq Ramadhan mendapatkan 154 Suara.
  2. Gariza Ahmad Rabbani mendapatkan 139 Suara.
  3. Muhammad Agim Syamsul Ma’arif mendapatkan 139 Suara.
  4. Imbatsani Fakhrul Muttaqin mendapatkan 130 Suara.
  5. Daffa Allamsyah mendapatkan 126 Suara.
  6. Muhammad Aslam Islami mendapatkan 122 Suara.
  7. Irsyad Dhiaulhaq Alta mendapatkan 108 Suara.

Sementara itu untuk PCIA, dari 8 formatur sementara telah terpilih 5 formatur tetap dengan rincian perolehan suara periode 2026-2028 sebagai berikut:

  1. Salila Ardiyah Nailatul Aliyah mendapatkan 66 Suara.
  2. Mentari Fatayatul Aisyiyah mendapatkan 53 Suara.
  3. Fadhilah Husna Azzahra mendapatkan 49 Suara.
  4. Lafunia Ulya mendapatkan 48 Suara.
  5. Khofifah Nur ‘Aini mendapatkan 45 Suara.

Jajaran formatur tetap inilah yang kemudian memegang amanah untuk menentukan pucuk pimpinan. Setelah melalui tahapan prosesi musyawarah formatur tersebut, secara resmi ditetapkan Imbatsani Fakhrul Muttaqin sebagai Ketua PCIM. Sementara itu, Salila Ardiyah Nailatul Aliyah resmi ditetapkan sebagai Ketua PCIA yang baru untuk memimpin roda organisasi pada periode 2026-2028.

oleh: Ilmi Hatta Dhiya’ulhaq

Exit mobile version