Sebagai ajang untuk menyambut sekaligus menyemarakkan bulan Ramadhan, Kantor Layanan LAZISMU PCIM Mesir merancang sebuah program kerja tahunan, yang biasa dikenal dengan Kado Ramadhan. Sebuah event yang memiliki banyak rangkaian kegiatan didalamnya, mulai dari layanan pembayaran Zakat Fitrah, pembagian Syantoh Ramadhan, atau yang biasa kita kenal dengan sembako, dan juga sebuah kegiatan unggulan yang banyak dinanti oleh segenap amil dan relawan LAZISMU, yaitu ‘Takjil On The Road’.
“Apa itu ‘Takjil On The Road’?”
Sesuai dengan namanya, kegiatan ini berkaitan dengan takjil, dan juga jalan raya. Diisi dengan membagikan paket buka puasa berupa jus dan makanan ringan kepada para pribumi Mesir yang sedang berkendara, berada didalam kendaraan umum, maupun yang sedang berada di sekitar jalan raya. Karena terkadang di tengah kepadatan jalan raya, tidak sedikit dari orang-orang berpuasa yang belum menyiapkan makanan atau minuman untuk berbuka.
Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan oleh tim relawan LAZISMU PCIM Mesir setiap satu pekan sekali selama bulan Ramadhan, tepatnya di hari Jum’at sore setiap pekannya. Pada bulan Ramadhan tahun lalu, LAZISMU PCIM Mesir berhasil membagikan sejumlah 2000 paket Takjil. Dan target tahun ini, LAZISMU PCIM Mesir akan membagikan sebanyak 4000 paket takjil, dua kali lebih banyak dari target tahun lalu.
Diawali dengan kegiatan belanja mingguan kebutuhan paket takjil, seperti plastik, jus, wafer juga biskuit, dan tak lupa buah kurma. Kegiatan belanja ini dikomandoi oleh tim logistik relawan Kado Ramadhan. Berkeliling dari toko ke toko, mulai dari yang dekat hingga yang jauh, demi mendapatkan makanan yang berkualitas, tapi tentu saja dengan harga yang miring.
Setelah belanja, barang kebutuhan paket takjil dikumpulkan di Aula KH Ahmad Dahlan Markaz Dakwah PCIM Mesir, yang selanjutnya akan dilanjutkan kedalam proses pengemasan paket takjil. Dimulai di hari Jum’at pekan pertama Ramadhan, yaitu di tanggal 15 Maret 2024, bertepatan dengan tanggal 5 Ramadhan 1445 H. Proses pengemasan dilakukan oleh tim relawan Kado Ramadhan PCIM Mesir, yang sudah dibagi menjadi dua tim kecil, yaitu tim pekan genap, dan tim pekan ganjil.
Dikomandoi oleh Ustadz Arkaan Pandewa selaku Ketua Panitia Kado Ramadhan 1445 H, proses pengemasan yang dilakukan oleh tim relawan pekan ganjil pada hari itu terkendala karena sedikitnya jumlah tim relawan yang dapat hadir. Hingga pada jam yang telah disepakati, hanya 500 paket takjil yang dapat tersedia dan siap untuk dibagikan kepada warga lokal Mesir yang berada di Kawasan Hayy Asyir. Tetapi kendala tersebut tidak menyurutkan semangat berbagi yang dimiliki oleh tim relawan, sehingga proses pengemasan berjalan dengan lancar.
Sebelum berangkat, tak lupa tim relawan Kado Ramadhan melaksanakan briefing untuk mematangkan koordinasi terkait sistem distribusi paket takjil,
“Jangan lupa untuk tetap berhati-hati dan waspada selama berada dijalan. Utamakan keselamatan teman-teman dulu, bukan yang lainnya.” pesan Ustadz Arkaan Pandewa pada briefing tim relawan saat itu.
Selanjutnya, tim relawan mulai berangkat menuju titik distribusi masing-masing. Tiga titik distribusi yang telah ditentukan merupakan titik dimana banyak pengendara yang dapat singgah atau sekedar memelankan laju kendaraannya, seperti didepan pom bensin, didepan swalayan dan juga didepan portal Bawwabat.
Berselang sekitar satu pekan setelahnya, yaitu pada hari Jum’at, 22 April 2024, bertepatan dengan hari ke-12 Ramadhan 1445 H, Tim Relawan Kado Ramadhan LAZISMU PCIM Mesir kembali berkesempatan untuk melaksanakan kegiatan “Takjil On The Road #2”.
Kegiatan hari ini dimulai dengan kegiatan pengemasan paket takjil. Proses pengemasan 1000 paket takjil berlangsung sangat cepat dikarenakan lebih banyak relawan dan non relawan yang turut berpartisipasi.
Lalu kegiatan dilanjutkan dengan briefing tim relawan. Setelah di pekan sebelumnya, tim relawan berhasil membagikan sebanyak 500 paket takjil, pada kesempatan ini, tim relawan Kado Ramadhan LAZISMU Mesir diberikan tantangan oleh Kepala Kantor Layanan LAZISMU Mesir untuk membagikan sebanyak 1000 paket takjil,
“Saya tawarkan kepada teman teman, sanggup membagikan berapa. Pekan kemarin sudah 500 paket, jadi target pekan ini minimal 700 paket. Saya tidak mau memberatkan teman teman, sesanggupnya saja berapa kira kira?” ujar Ustadz Khairul Hakim ditengah agenda briefing tim relawan.
Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya tim relawan pekan genap memutuskan untuk membagikan sejumlah 1000 paket takjil pada sore itu. Tim relawan terbagi menjadi 3 titik distribusi, di titik pertama membagikan sebanyak 300 paket, titik kedua 350 paket, begitu pula di titik yang ketiga.
Pada pukul 16.45 waktu setempat, tim relawan mulai bergerak menuju titik distribusi masing-masing, yang pada kali ini masih berada di Kawasan Hayy Asyir, Nasr City. Dua tim titik Bawwabat memutuskan untuk mengangkat sendiri plastik-plastik yang berisi paket takjil, dan satu tim titik Gami’ memutuskan untuk menyewa tuk-tuk untuk mengangkat paket takjil, mengingat tempat distribusi yang lebih jauh.
Setelah sampai di titik masing-masing, tim relawan mulai bergerak untuk membagikan paket-paket takjil yang telah disiapkan. Ada yang membagikan didepan pom bensin, didepan swalayan, juga di portal Bawwabat.
Tak hanya para pengendara mobil yang menjadi sasaran penerima takjil, melainkan juga para pedagang di tepi jalan, supir dan penumpang bis juga tremco, supir tuk-tuk dan lain sebagainya, bahkan tim relawan juga menemukan 2 bapak supir ambulans yang kebetulan lewat. Tak mau ketinggalan, terdapat juga kawan-kawan sesama Mahasiswa Indonesia yang kebetulan lewat juga turut menerima takjil.
Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan “Takjil On The Road” pekan kedua ini berjalan dengan baik dan lancar. Dinaungi oleh langit senja yang terus menjadi jingga, senyum dan raut gembira pun terpancar dari wajah para pribumi Mesir yang kami temui. Tak lupa, beberapa dari mereka juga menitipkan ucapan terimakasih yang sangat tulus kepada seluruh muhsinin yang telah menyisihkan rezekinya.
“Jazaakumullahu khayr wa Ramadhan kareem, kullu ‘aam wa antum bikhayr” ucap salah seorang kakek pengendara mobil yang berhenti untuk berbuka puasa didepan sebuah swalayan.
Raut bahagia dan segala ucapan serta respon positif dari warga Mesir semakin menghangatkan hati para tim relawan yang telah berpartisipasi pada hari itu. Lelah dan segala pengorbanan waktu juga tenaga, seakan dibayar lunas oleh senyum-senyum hangat yang terpancar dari wajah-wajah yang kami temui.
Ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya tak bosan kami haturkan kepada seluruh donator dan muhsinin yang telah menyisihkan Sebagian dari rezekinya untuk berbuat kebaikan kepada sesama. Semoga apa-apa yang telah tulus kita berikan, akan Allah kembalikan balasannya kepada kita dengan sebaik-baik balasan.
Oleh: Fadhilah Husna Az-zahra

