AIna: Cahaya Baru untuk Masa Depan Masisir di Era Kecerdasan Buatan
Muhammadiyahmesir.or.id, Kairo 30 Juli 2025 – Komunitas AIGYPT berhasil menyelenggarakan seminar perdana bertema kecerdasan buatan (AI) di lingkungan mahasiswa Indonesia Mesir (Masisir). Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai ruang lingkup Masisir, menandai awal baru dalam diskursus AI di kalangan pelajar Indonesia di Timur Tengah.
Dalam pidato pembukaan, Ketua PPMI Mesir, Razi Alif Al-Faiz, memberikan pesan yang menginspirasi peserta untuk lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
“Pemenang sejati bukan yang terkuat secara fisik, melainkan mereka yang mampu menyesuaikan diri, menerima perubahan dengan bijak, tanpa larut dalam nostalgia masa silam atau ketakutan yang tak berdasar,” ujar Razi.
Di tengah ragam respons masyarakat global terhadap AI, mulai dari antusiasme hingga kekhawatiran, AIGYPT hadir dengan semangat progresif. Pendiri komunitas ini, Daru Fahmaa, memperkenalkan inisiatif bernama AIna, sebuah platform berbasis AI yang dirancang khusus untuk menjawab berbagai kebutuhan Masisir.
“Nama AIna diambil dari kata Arab aina (أين) yang berarti ‘di mana’. Filosofinya, ini akan menjadi tempat di mana Masisir dapat menemukan solusi atas problem yang mereka hadapi, baik dalam dunia organisasi, usaha, manajemen diri, maupun konten digital,” jelas Daru.
Sebagai penutup acara, Daru menyampaikan ajakan untuk tidak takut menghadapi era kecerdasan buatan, melainkan menjadikannya peluang emas untuk tumbuh dan berkembang.
Seminar ini menjadi awal dari gerakan literasi dan integrasi AI di kalangan mahasiswa Indonesia di Mesir, sekaligus cerminan bahwa Masisir siap menghadapi tantangan zaman dengan kecerdasan dan kreativitas.
Pewarta: Ikhwan Syahrazad

Leave a Reply