Dalam Acara Bincang Santai dan Temu kader ; Dr.Arwin Rakhmadi memaparkan terkait Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)
Kairo – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Mesir (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) menyelenggarakan acara “Bincang Santai dan Temu Kader” pada Jumat, 20 September 2024, di Auditorium Markaz Dakwah, Hai Tasi’, Nasr City, Kairo. Acara yang digagas oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK) bekerja sama dengan Majelis Keilmuan (MK) PCIM Mesir ini mengangkat tema “Kalender Hijriah Global Tunggal; Lompatan Ijtihad Muhammadiyah” dengan menghadirkan narasumber utama, Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, S.Pd., M.A., Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Dalam penyampaiannya, Dr. Arwin memberikan pemaparan mendalam tentang konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Ia menjelaskan bahwa KHGT merupakan kalender Hijriah yang bertujuan untuk menyatukan penanggalan umat Islam di seluruh dunia, dengan prinsip “satu hari satu tanggal di seluruh dunia”. Perubahan ini menandai peralihan dari metode Wujudul Hilal yang sebelumnya digunakan oleh Muhammadiyah, menuju sistem KHGT yang lebih komprehensif dan modern.
Dr. Arwin, seorang pakar ilmu falak Muhammadiyah, memaparkan bahwa peluncuran KHGT merupakan hasil kajian panjang yang dilakukan oleh Muhammadiyah. “Secara historis, KHGT, yang sebelumnya dikenal dengan berbagai nama seperti Kalender Islam Global (KIG), telah dikaji selama lebih dari satu dasawarsa dalam berbagai forum Muhammadiyah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Arwin menekankan bahwa kebutuhan akan KHGT sangat mendesak, terutama untuk menyelaraskan pelaksanaan ibadah umat Islam yang tersebar di berbagai wilayah dunia. Salah satu contoh konkret yang disampaikan adalah pelaksanaan puasa Arafah. Selama ini, puasa Arafah di beberapa negara tidak selalu jatuh bersamaan dengan hari wukuf di Arafah, yang seringkali menimbulkan perbedaan. “Pelaksanaan puasa Arafah di suatu tempat sering kali tidak bersamaan dengan hari wukuf di Arafah karena perbedaan sistem kalender. Dengan KHGT, hal ini diharapkan bisa diatasi,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh para kader Muhammadiyah dan Aisyiyah yang sangat antusias mengikuti diskusi penuh wawasan tersebut. Mereka menyimak dengan cermat penjelasan mengenai KHGT sebagai lompatan besar dalam ijtihad Muhammadiyah, yang diharapkan mampu membawa perubahan dalam penanggalan Hijriah secara global.
Temu kader ini tidak hanya memberikan wawasan baru terkait KHGT, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan komitmen para kader dalam mengikuti perkembangan pemikiran dan ijtihad di lingkungan Muhammadiyah.
Pewarta: M. Ikhwanul Muslimin

Leave a Reply