Kairo, Sabtu (23/8) — PCIM Mesir bersama Wihdah dan PPMI menyelenggarakan Kajian Final dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pembentukan komunitas “Teman Bercerita” di Aula K.H. Ahmad Dahlan, Hay Tasi’. Komunitas ini diinisiasi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman dan peduli terhadap kesehatan mental warga Indonesia di Mesir.
Selain PPMI dan Wihdah, PCIM turut menggandeng Jaringan Psikologi Indonesia Mesir (JPIM) sebagai mitra strategis. Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua PCIM, Presiden PPMI, Ketua Wihdah, hingga Wakil Ketua JPIM.
Komunitas Teman Bercerita dirancang untuk menjadi ruang khusus yang aman bagi pemulihan kondisi psikologis serta mampu menyediakan pendampingan emosional kepada para korban kejahatan. Wildan Akbar menyambut baik kolaborasi tersebut. “Kami sangat senang bahwa PCIM Mesir dapat menjembatani pertemuan dengan Wihdah dan JPIM, karena salah satu program unggulan PPMI juga memiliki nuansa dan perhatian yang besar terhadap kesehatan mental,” ujar Wildan.
Acara ini diawali dengan proses kajian final dan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan beberapa keputusan yang meliputi: Pendirian dan Urgensi Komunitas, Pembagian Ruang Lingkup dan Sinergi Kemitraan, Linimasa Pelaksanaan Pelatihan Konselor, Penetapan Standar Kelulusan dan Sertifikasi, hingga Penyusunan Timeline Operasional.
Dalam lingkup sinergi kemitraan, PPMI dan Wihdah berperan untuk memperluas jangkauan publikasi dan penyediaan fasilitas fisik berupa gedung, sementara JPIM berfungsi sebagai penyedia materi pelatihan profesional dan fasilitator ahli. “Selama ini, JPIM kerap menjadi pahlawan yang tersembunyi dari sorot kamera. Dengan jumlah personel yang hanya 23 orang, mereka dihadapkan dengan tugas besar mengayomi 23 ribu warga Indonesia di Mesir yang berpotensi membutuhkan pendampingan psikologis,” papar Fajar Siddiq selaku Staf Khusus Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Strategis PCIM Mesir.
Ketua PCIM Mesir turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya agenda tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperluas peran PCIM Mesir dalam membangun sinergi antarorganisasi. “Kami sangat senang dengan adanya agenda ini, karena melalui kolaborasi seperti ini, PCIM bisa semakin inklusif dan mampu bersinergi dengan berbagai organisasi dan lembaga yang ada di lingkungan Masisir,” papar Imbats.
Oleh: Razaki Mahogra
Penyunting: Febdiyu Akhmad

