Kader Penggerak Pesantren Muhammadiyah Bertemu Sekretaris Lazismu PP Muhammadiyah
Selasa 30 januari 2024, untuk pertama kalinya kader PCIM penerima beasiswa dari lazismu PP Muhammadiyah atau yang disebut dengan Kader Penggerak Pesantren Muhammadiyah (KPPM) bertemu secara tatap muka bersama dengan Sekretaris Lazismu PP Muhammadiyah, bapak Gunawan Hidayat S.T., M.T.
Acara di mulai pada pukul 18.00, bertempat di salah satu warung mie ayam yang dikelola oleh mahasiswa Indonesia di di daerah Hay-Ashir , Kairo. Cuaca dingin sekitar 12 derajat, tidak mengurungkan semangat teman-teman Kader Penggerak Pesantren Muhammadiyah untuk bertemu dengan Gunawan Hidayat. Selain KPPM, juga hadir perwakilan dari pembina program yang merupakan senior-senior di PCIM Mesir.
Acara berlangsung lancar dan penuh rasa kekeluargaan, diawali oleh pembukaan oleh Ketua Umum PCIM Hidanul Achwan, lalu perkenalan dari setiap kader, serta tak lupa juga menikmati hidangan mie ayam yang cukup untuk menunda rasa rindu kampung halaman.
“Sebagai amanat muktamar dengan munculnya Risalah Islam Berkemajuan, Mahasiswa Al Azhar penerima beasiswa ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan di setiap pesantren tempat mengabdi di Indonesia nanti” Kata Gunawan Hidayat.
Terhitung telah 4 bulan para kader KPPM menerima beasiswa ini, dan hal positif tentu sangat dirasakan oleh semua kader. Dengan beasiswa tersebut, para kader dapat menyalurkan uangnya untuk membeli kebutuhan yang menunjang untuk belajar selama di Mesir.
“Terima kasih sebesar-besarnya, harapannya beasiswa ini akan menjadi simbiosis mutualisme antara penerima beasiswa dan pesantren Muhammadiyah yang ada di Indonesia” Kata Anhar Azzumta sebagai salah satu penerima beasiswa.
Lebih lanjut Gunawan Hidayat juga menyampaikan bahwa atmosfer akademik saat nantinya terjun di masyarakat setidaknya yang dipakai hanya sekitar 20% dan 30% lainyya adalah pengalaman hidup yang kita bangun di luar kampus, serta 50% lagi adalah inovasi dari setiap kita dalam melaksanakan kegiatan atau bermasyarakat nanti. Maka hal-hal tersebut jika kita maksimalkan akan menjadi bekal kesuksesan saat membangun pesantren Muhammadiyah.
Acara diakhiri dengan ramah tamah diantara kader dan pembina, serta Gunawan Hidayat berpamitan untuk menyiapkan kegiatan lain yang harus diselesaikan selama di Mesir. Harapannya program beasiswa ini dapat menjadi awal dari tumbuh suburnya kader Ulama’ yang ada di persyarikatan kita tercinta utamanya dalam pengelolaan pesantren.
M Yusmi Ridhp

Leave a Reply