Site icon PCI Muhammadiyah Mesir

Kerap Diremehkan ! Beberapa Amalan Selama Bulan Ramadhan yang Memiliki Keutamaan Besar

Bulan Ramadhan telah kembali untuk menyambut kita semua. Bulan yang istimewa penuh berkah ini adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di seluruh dunia. Dalam setiap detiknya, bulan suci ini menghadirkan ketenangan dan keberkahan yang memenuhi hati dan jiwa setiap muslim.

Bulan ini merupakan kesempatan emas bagi kita seluruh umat muslim untuk berlomba-lomba dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan yang wajib seperti puasa, mengerjakan amalan sunnah seperti shalat tarawih dan macam-macam lainnya. Namun disela-sela kesibukan tersebut, ada beberapa amalan-amalan yang memiliki keutamaan besar akan tetapi sering terlupakan bahkan dianggap remeh.

Berikut ini adalah amalan-amalan Bulan Ramadhan yang kerap disepelekan oleh kita. Diantaranya adalah:

1. Bersegera Berbuka Puasa

Rasulullah SAW menganjurkan untuk segera berbuka puasa setelah adzan Maghrib berkumandang. Ada beberapa dari kita yang menunggu beberapa saat setelah adzan untuk berbuka. Seringkali beralasan bahwa pekerjaan belum selesai dan berbagai alasan lainnya. Padahal, tidak ada salahnya untuk mengambil jeda sejenak untuk mensegerakan berbuka puasa karena terdapat keutamaan dalamnya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

وَلِلتِّرْمِذِيِّ مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ : أَحَبُّ عِبَادِي إلَيَّ أَعْجَلُهُمْ فِطْرًا

Dalam riwayat Tirmidzi disebutkan dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, Allah Ta’ala berfirman, “Hamba yang paling dicintai di sisi-Ku adalah yang menyegerakan waktu berbuka puasa.

2.  Sahur

Puasa Ramadhan adalah ibadah yang memerlukan persiapan fisik. Diantaranya adalah dengan makan sahur. Namun terkadang orang yang berpuasa tidak makan sahur karena lupa, tidak sempat, atau sengaja meninggalkannya demi waktu tidur yang lebih lama. Padahal, sahur adalah sunnah yang penting untuk menjaga kekuatan fisik selama menjalankan ibadah puasa.

Rasulullah SAW menganjurkan untuk menyantap sahur seperti sabdanya yang diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu dalam hadis berikut:

بَكِّرُوْا بِالإفْطَارِ، وَأَخِّرُوْا السَّحُوْرَ

Yang artinya: “Segerakanlah berbuka dan akhirkanlah sahur.”

Berkebalikan dengan berbuka puasa, justru Rasulullah SAW menyarankan kita agar sahur diakhir waktu. Adapun salah satu hikmah dari diakhirkannya sahur adalah banyak orang yang tidur setelah sahur karena dirasa waktu subuh masih lama. Pada akhirnya, banyak orang-orang yang subuhnya menjadi kesiangan karena terlambat bangun.

3. Berhati-hati dengan Kata-kata dan perilaku

Bulan Ramadan, bulan suci yang penuh berkah dan ampunan, merupakan saat yang sangat tepat bagi umat Islam untuk mengevaluasi dan memperbaiki akhlak mereka. Karena Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus saja, akan tetapi juga tentang menjaga diri dari perbuatan dan perkataan yang tidak baik. Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga lidah dari perkataan dusta, fitnah, ataupun ucapan yang tidak bermanfaat, menghindari gossip, dan juga menghindari fitnah.

4. Menghadiri Majlis Ilmu

Di tengah kesibukan menjalankan ibadah puasa dan shalat tarawih, menghadiri majelis ilmu atau kajian-kajian agama merupakan suatu amalan yang sering kali terabaikan selama bulan Ramadan. Padahal, Ramadan merupakan momen yang tepat untuk memperdalam pengetahuan agama, merenungkan ajaran Islam, dan memperkuat keimanan. Menghadiri majelis ilmu juga meningkatkan kebersamaan dan mempererat tali silaturahim kepada sesama.

5. Meningkatkan Kebaikan

Selama bulan Ramadhan ini, kebaikan memiliki bobot dan nilai yang lebih besar, dan setiap amal baik yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Oleh karena itu, marilah kita saling berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan di Bulan yang mulia ini. Salah satu cara untuk meningkatkan kebaikan di bulan Ramadan adalah dengan memperbanyak amal ibadah. Selain menjalankan puasa wajib, kita dapat memperbanyak shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa.

6. Mengendalikan Amarah dan Emosi

Ketika berpuasa, terasa lah rasa lelah, rasa lapar, dan haus yang dapat dengan mudah mempengaruhi mood dan perilaku kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Namun, kita sebagai umat Islam diajarkan untuk tetap bersabar dan mengendalikan diri dalam menghadapi segala situasi. Rasulullah SAW menekankan pentingnya mengendalikan amarah dan emosi. Terutama selama bulan Ramadan agar kita dapat memaksimalkan ibadah kita selama bulan suci ini.

Itulah beberapa amalan-amalan yang memiliki keutamaan besar, namun kerap terlupakan bahkan teremehkan. Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah Ta’ala.

Oleh : Maxy Syachlendra

Exit mobile version