Berita PCIM
Beranda » Blog » Matangkan Persiapan, Panitia Musycabis ke-11 PCIM dan ke-10 PCIA Mesir Sukses Gelar Rapat Kedua

Matangkan Persiapan, Panitia Musycabis ke-11 PCIM dan ke-10 PCIA Mesir Sukses Gelar Rapat Kedua

KAIRO – Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Mesir terus mematangkan langkah menjelang perhelatan besar organisasi. Pada hari Ahad, 12 Juli 2026, jajaran panitia sukses menyelenggarakan Rapat ke-2 Musyawarah Cabang Istimewa (Musycabis) PCIM ke-11 dan PCIA ke-10.

Pertemuan strategis ini dilangsungkan di Markaz Dakwah Muhammadiyah, Kairo, dan dihadiri oleh puluhan kader penggerak persyarikatan di tanah kenan.

Berdasarkan dokumentasi acara, tampak antusiasme dan kekompakan yang kental dari para peserta rapat. Para panitia yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Indonesia di Mesir ini menyempatkan diri untuk berfoto bersama seusai agenda. Dalam potret tersebut, terlihat semangat kebersamaan para kader muda Muhammadiyah dan Aisyiyah yang duduk dan berdiri rapi di ruang utama Markaz Dakwah.

Rapat kedua ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Muhammad Fajar Siddiq Ramadhan. Di bawah komandonya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi progres kerja masing-masing divisi, menyelaraskan visi, serta memastikan seluruh persiapan teknis dan kelengkapan acara Musycabis mendatang dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Mewakili seluruh jajaran pimpinan dan koordinator acara, Muhammad Fajar Siddiq Ramadhan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen kepanitiaan yang hadir dan berkontribusi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyempatkan waktunya untuk hadir pada rapat hari ini. Semoga, apa yang telah kita laksanakan bernilai kebaikan dan diberi keberkahan oleh Allah SWT. Aamiin yaa rabbal ‘aalamiin,” ungkapnya mewakili panitia pelaksana.

Dengan semangat fastabiqul khairat, PCIM dan PCIA Mesir berharap kolaborasi dan dedikasi seluruh panitia dapat menyukseskan perhelatan Musycabis tahun ini, yang akan menjadi tonggak regenerasi dan penyegaran dakwah Muhammadiyah di Timur Tengah.

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share