Musycabis Tahun 2024: PCIA Mesir Gelar Sidang Pleno Membahas Isu-Isu Strategis
Kairo, (Senin, 08/07/2024) Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah Mesir telah menyelenggarakan Musyawarah Cabang Istimewa, atau dikenal dengan sebutan “MUSYCABIS” yang berlangsung di Gedung markaz Dakwah PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) Mesir.Acara tersebut di hadiri sekitar 65 peserta yang merupakan Pimpinan ‘Aisyiyah dan anggotanya dengan 3 sesi sidang pleno yang dimulai pada pukul 11.30 hingga 20.00 CLT.
Sidang pleno kali ini sedikit berbeda dengan yang sebelumnya, karena terdapat pembahasan terkait isu-isu strategis pada sidang pleno kedua yang dibagi menjadi 4 komisi. Komisi 1 membahas tentang ulama perempuan, komisi 2 membahas tentang dakwah digital, komisi 3 membahas tentang ketahanan keluarga, dan komisi 4 membahas tentang pendidikan anak usia dini.
“Musycabis PCIA pada tahun ini begitu berkesan, dimulai dari banyaknya inovasi dalam rangkaian acaranya seperti : Musypimcab dan seremonial pembukaan Musycab yang digelar di gedung yang begitu megah dan berlangsung sukses di-handle oleh teman-teman panitia yang luar biasa, ”Ucap Hilma A’yunina selaku Ketua PCIA tahun 2022-2024
Selain itu, Musycabis kali ini membawa banyak misi dan nilai, tidak sekadar momentum dua tahunan untuk pergantian ketua dan laporan pertanggung jawaban. Hal tersebut dapat dilihat dari keikutsertaan warga Palestina dalam memeriahkan acara pembukaan Musycabis, berbagai penampilan yang mengangkat isu Palestina, para kader Tapak Suci yang menjadi soft diplomasi KBRI Kairo, dan TK ABA yang memiliki andil dalam mencerdaskan anak bangsa selama belasan tahun di tanah rantau Mesir.
Juga beberapa isu diangkat dalam acara musycabis PCIA, berkaitan dengan hal-hal yang dianggap penting untuk menjadi perhatian dan acuan semua warga muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Mesir sehingga informasi dan nilai yang dibahas tidak terbatas pada pengurus namun juga sampai kepada mayoritas warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah.
“Harapan untuk periode ke depan, semoga PCIA semakin maju dan jauh lebih bisa mengoptimalkan kekuatan dan potensi yang dimiliki PCIA Mesir, serta memaksimalkan peran PCIA Mesir sebagai wadah kaderisasi ulama perempuan dan internasionalisasi melalui jalinan jejaring yang luas dengan berbagai pihak di Mesir, khususnya Al Azhar.”
“Selanjutnya, para kader PCIA yang saat ini berjumlah hampir 200 orang, semoga bisa lebih terangkul oleh pengurus dan diikut sertakan dalam menyukseskan PCIA di periode mendatang.” Tutup Hilma A’yunina ketika ditanya kesan pesan dan harapan untuk acara kali ini.
Penulis : Layla Tazkiyatuzahra, Nada Sabiluna

Leave a Reply