Site icon PCI Muhammadiyah Mesir

PCIM Mesir Gelar Sesi Indoor FORZA 2026, Perkuat Kaderisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru Al-Azhar

Oleh Roghib Vika Elkavi

Dalam rangka menjaga keberlangsungan organisasi serta memperkuat proses kaderisasi, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir menyelenggarakan kegiatan kaderisasi tahunan bertajuk Forum Azhari Muda atau Forza. Pada rangkaian kegiatan kali ini, sesi indoor menjadi salah satu fokus utama yang dilaksanakan dalam dua gelombang pada tanggal 11 dan 13 April, dengan bertempat di Markaz Dakwah Muhammadiyah, Kairo, dan berlangsung dari pukul 10.00 pagi hingga 19.00 malam.

Kegiatan FORZA ini selain menjadi ruang regenerasi, juga mengemban tujuan fundamental sebagai sarana pembinaan mahasiswa baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan akademik, sekaligus memahami nilai-nilai keilmuan dan keislaman yang menjadi ciri khas Al-Azhar. Di samping itu, FORZA hadir sebagai forum bagi mahasiswa untuk mengenal Muhammadiyah secara lebih dekat, tidak hanya dalam aspek organisatoris, tetapi juga dalam dimensi ideologis serta nilai-nilai gerakan yang menjadi landasannya.

Dalam sambutannya pada pembukaan sesi indoor, Wakil Ketua PCIM Mesir, Abdul Rauf, Lc., menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah peserta FORZA pada tahun ini menembus 200 orang. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan prestasi sekaligus amanah untuk memberikan pendampingan yang optimal. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan Muhammadiyah, khususnya PCIM Mesir, tidak hanya untuk dibanggakan, tetapi perlu diiringi dengan kontribusi nyata dalam menjaga arah gerak organisasi.

Dalam sesi indoor tersebut, rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai agenda edukatif dan interaktif. Di antaranya adalah penyampaian materi keazharan dan kemuhammadiyahan, diskusi isu, serta sarasehan yang diisi dengan pemaparan mengenai berbagai lembaga dan amal usaha yang berada di bawah naungan PCIM Mesir.

Melalui penyampaian materi ke-Azhar-an dan kemuhammadiyahan, peserta diarahkan untuk tumbuh menjadi kader Muhammady dan Azhary, dimana peserta tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam dinamika gerakan PCIM Mesir. Di sisi lain, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, FORZA tahun ini menghadirkan sesi diskusi isu yang diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk mengembangkan nalar kritis dalam memahami dan merespons berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan Muhammadiyah maupun isu-isu keumatan secara lebih luas.

Melalui FORZA, diharapkan mahasiswa baru mampu membangun fondasi akademik dan ideologis yang kuat sebagai bekal dalam menempuh studi di Al-Azhar, sekaligus menumbuhkan kesadaran gerakan yang matang. Lebih dari itu, FORZA diharapkan dapat melahirkan kader Muhammadiyah yang tidak hanya aktif dan kritis, tetapi juga memiliki komitmen dalam berkontribusi terhadap dinamika dan keberlangsungan PCIM Mesir serta membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan akademik dan sosial mereka.

 

 

Exit mobile version