
Belum genap satu bulan sejak kabar gembira diterimanya bantuan kemanusiaan Lazismu di Jalur Gaza, Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu kemanusiaan Palestina. Melalui Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir, Muhammadiyah kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan, kali ini bagi warga Palestina yang menempuh pendidikan di Al-Azhar, Mesir.
Bantuan tersebut merupakan amanah dari Yayasan Quantum Akhyar Institute yang berada di bawah naungan Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., yang dititipkan kepada PCIM Mesir untuk disalurkan kepada pelajar Palestina. Bantuan diberikan dalam bentuk santunan uang pendidikan bagi siswa Palestina mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dalam proses penyalurannya, PCIM Mesir berkoordinasi langsung dengan Direktur Madrasah Al-Azhar Mesir, Syaikh Dr. Aiman Abdul Ghani. Melalui kerja sama ini, bantuan akan disalurkan kepada 1.000 pelajar Palestina yang tersebar di 28 provinsi di Mesir.
Ketua PCIM Mesir, Fathi, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena PCIM Mesir dipercaya menjadi perantara dalam menyalurkan amanah kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah secara konsisten menempatkan isu Palestina sebagai bagian penting dari perhatian dan gerakan kemanusiaannya.
“Ini adalah kehormatan bagi kami, PCIM Mesir, untuk menjadi representasi warga Indonesia dan Muhammadiyah dalam menyampaikan amanah ini kepada saudara-saudara kita dari Palestina,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fathi juga mengungkapkan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama dengan Al-Azhar, sebagai institusi Islam terbesar di dunia. Menurutnya, Muhammadiyah dan Al-Azhar memiliki kesamaan visi, khususnya dalam bidang pendidikan dan kepedulian terhadap perjuangan kemanusiaan rakyat Palestina.
Ia berharap penyaluran bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sesaat, tetapi juga menjadi langkah awal yang lebih kuat dalam mempererat hubungan Muhammadiyah dan Al-Azhar, khususnya dalam kerja sama di bidang kemanusiaan dan pendidikan di masa mendatang.

