Site icon PCI Muhammadiyah Mesir

Temu Kader Muhammadiyah di Mesir: Bahas Strategi Palestina dan Integrasi Keilmuan, Tiga Peserta Raih Beasiswa

Kairo, 26 Februari 2025 – Majelis Pendidikan Kader bekerja sama dengan Lazismu PCIM Mesir sukses menggelar Temu Kader & Bincang Santai pada Rabu (26/2) di Markaz Dakwah Muhammadiyah. Acara ini menghadirkan dua narasumber terkemuka yang membahas strategi Muhammadiyah dalam isu Palestina serta integrasi keilmuan Islam.

Dalam sesi pertama, Bapak Gunawan Hidayat, S.T., M.T., Sekretaris Jenderal Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, memaparkan langkah konkret Muhammadiyah dalam mendukung perjuangan Palestina melalui materi bertajuk “Gencatan Senjata Palestina: Strategi dan Langkah Muhammadiyah”.

“Muhammadiyah tidak hanya bersuara, tetapi juga bergerak melalui bantuan kemanusiaan dan diplomasi lintas negara,” tegasnya di hadapan para peserta.

Sementara itu, Dr. Dadang Syarifudin, M.A., Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Barat sekaligus Dewan Pembina Syariah Lazismu PP Muhammadiyah, membahas “Integrasi Keilmuan Al-Azhar dengan Manhaj Tarjih Muhammadiyah”. Ia menyoroti bagaimana metodologi Al-Azhar dapat dikombinasikan dengan manhaj tarjih Muhammadiyah, sehingga melahirkan pemahaman Islam yang lebih kontekstual dan solutif.

“Baik Al-Azhar maupun Muhammadiyah sama-sama menjaga keseimbangan antara teks dan konteks. Integrasi ini bisa menjadi landasan kuat bagi kader dalam memahami Islam secara lebih mendalam,” ungkapnya.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian paling dinantikan. Peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan, terutama terkait peran Muhammadiyah dalam dinamika politik dunia Islam serta tantangan kader di luar negeri dalam berkontribusi lebih luas.

“Kedatangan ayahanda-ayahanda ini seakan menjadi pengingat akan tujuan kita menuntut ilmu sekaligus menjadi anak panah Muhammadiyah yang akan kembali ke rahim Muhammadiyah juga. Menyebarkan nilai Wasathiyyah yang menjadi titik temu nafas Muhammadiyah dan al Azhar.” ujar Gariza sebagai salah satu kader Muhammadiyah

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif, Lazismu memberikan beasiswa kepada tiga peserta dengan pertanyaan terbaik. Penghargaan ini disambut antusias oleh para hadirin, semakin memotivasi kader untuk terus aktif berdiskusi dan mendalami wawasan keislaman.

Dengan suksesnya acara ini, Muhammadiyah berharap kader-kadernya semakin solid, berwawasan luas, dan siap berperan dalam dinamika global, baik dalam keilmuan maupun aksi kemanusiaan. (Cakipin Jr.)

Exit mobile version