Berita PCIM
Beranda » Blog » Pencak Silat Indonesia Dominasi Kejuaraan Internasional di Tangerang

Pencak Silat Indonesia Dominasi Kejuaraan Internasional di Tangerang

TANGERANG, INDONESIA – Kontingen pencak silat Indonesia berhasil menunjukkan dominasinya dalam Internasional Muslim Pencak Silat Championship (IMPSC) yang berlangsung di Tangerang pada 16-19 September 2025. Dengan koleksi medali yang impresif, para pesilat muda dan senior dari Indonesia sukses mengukir prestasi membanggakan di hadapan publik sendiri.

Di antara semua peraih medali, nama Youssef Tamer Abd Elhakim Metwally mencuat sebagai bintang utama. Atlet remaja ini tidak hanya meraih medali emas di kategori Tanding Remaja Putra, tetapi juga dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik dalam kejuaraan tersebut. Prestasinya menjadi bukti bahwa regenerasi atlet pencak silat di Indonesia berjalan dengan sangat baik.

Selain Youssef, para pesilat dewasa juga tak kalah cemerlang. Di kategori Tanding Dewasa Putra, Najib Akmalulfikri berhasil menyumbangkan medali perak. Sementara itu, medali perunggu berhasil diraih oleh Ronald Alendra, Abdillah Fatih Fahmi, Muhammad Nasir, Abdullah Wildan, dan Muhammad Fikri.

Prestasi juga diraih oleh pesilat putri, di mana Wahyuni Eka Putri, Miftaqhul Qhoeriyah, dan Mayank Juniarni masing-masing menyumbangkan medali perunggu di kategori Tanding Dewasa Putri.

Tidak hanya di kategori tanding, para atlet juga menunjukkan keunggulan di nomor seni. Medali perunggu berhasil diamankan oleh Muhammad Fikri di Seni Tunggal Dewasa Putra dan Nadwa Farhati di Seni Tunggal Dewasa Putri.

Atas raihan medali yang luar biasa dan semangat juang yang tinggi, kontingen Indonesia, khususnya dari Tangerang, dinobatkan sebagai Kontingen Favorit dalam ajang IMPSC kali ini. Gelar ini menjadi apresiasi atas kerja keras dan kontribusi para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat.

Keberhasilan ini tidak hanya menambah koleksi medali, tetapi juga mempertegas posisi pencak silat sebagai olahraga kebanggaan bangsa di kancah internasional. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak generasi muda untuk menekuni dan melestarikan seni bela diri tradisional ini.

Post Related

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share