Ketua PP Muhammadiyah: PCIM Mesir Sebagai Jembatan Muhamamdiyah dengan Al-Azhar
Muhammadiyahmesir.or.id, Kairo (18/09), sebagai sarana penguatan tanggung jawab moral dalam menjalankan roda organisasi, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah Mesir menyelenggarakan Pengukuhan Dewan Pengurus periode 2026/2028. Acara yang dihadiri oleh Dr. H. Agung Danarto, M.Ag. (Ketua PP Muhammadiyah), Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil., M.P.A. (Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah), dan Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes. (Ketua Umum Aisyiyah) ini dilaksanakan di Aula K.H. Ahmad Dahlan, Hay Tasi’.
Dalam sesi Amanat PP Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto menyampaikan bahwa Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah memiliki tiga fungsi utama, yaitu silaturahmi, kaderisasi, dan internasionalisasi Muhammadiyah. Dalam konteks internasionalisasi, ia menekankan agar PCIM Mesir mampu menjadi jembatan diplomasi Muhammadiyah dengan Al-Azhar, “Kalau Mesir ini komunikasi dengan para ulama Al-Azhar itu mutlak perlu, karena bagaimanapun juga, produsen ulama Indonesia—dunia, yang mungkin paling diakui adalah Al-Azhar,” ucapnya.
Ia kemudian menyinggung keistimewaan Muhammadiyah sebagai organisasi sosial terbesar di dunia, “Sebenarnya Muhammadiyah itu organisasi besar, dalam hubungan dunia sekalipun, karena ormas Islam yang ada di muka bumi ini, yang memiliki amal usaha yang sama atau melebihi Muhammadiyah itu tidak ada.” Ia lalu memaparkan bahwa hal itu dapat dilihat dari aset-aset yang dimiliki oleh persyarikatan, seperti 165 perguruan tinggi, 22 fakultas kedokteran, dan 131 rumah sakit yang tidak dimiliki organisasi lain.
Ia juga menambahkan ciri khas persyarikatan Muhammadiyah, ”Pola yang dipakai Muhammadiyah adalah pola yang dunia Islam perlu tahu, Muhammadiyah ini salah satu ijtihad gerakan dakwah Islam, yang toleran, wasatiyah, bisa menggerakkan siapa saja, tetapi juga egaliter, mengembangkan musyawarah, pimpinannya tidak harus orang yang sangat hebat… Inilah sesuatu hal yang dunia perlu tahu sebenarnya”.
Acara yang ditutup dengan doa bersama oleh Rizky Fathan Azkia, Lc., berakhir pukul 22.45 WLK. Usai penutupan, seluruh peserta dan tamu undangan mengikuti sesi ramah tamah.
Redaktur: Alwan Syafi, Febdiyu Akhmad

Leave a Reply