Kairo, 29 April 2025 — Dalam semangat memperkuat jaringan kaderisasi dan peran dakwah global, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir melalui Majelis Pendidikan Kader (MPK) sukses menggelar acara Temu Kader dan Bincang Santai edisi spesial bersama tokoh nasional Muhammadiyah, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., MPA., yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Mengusung tema “Peran PCIM Memperkuat Peran Kemanusiaan Global Muhammadiyah,” acara yang diselenggarakan pada Selasa (29/4) pukul 15.00 CLT ini bertempat di Markaz Dakwah PCIM Mesir, Kairo. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat orientasi kader-kader Muhammadiyah di Mesir terhadap isu-isu kemanusiaan dan peran global yang terus berkembang.
Dalam suasana santai namun sarat makna, Dr. Bachtiar mengajak para kader untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kepekaan sosial, serta kontribusi nyata terhadap problematika umat dan kemanusiaan global.
“PCIM bukan hanya wadah organisasi pelajar. Ia adalah titik awal kontribusi global Muhammadiyah dalam dunia Islam dan kemanusiaan. Kaderisasi harus berorientasi pada lahirnya pemimpin yang visioner dan berjiwa sosial tinggi,” tegas Dr. Bachtiar dalam pemaparannya.
Acara ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif, di mana para kader berkesempatan menyampaikan pandangan dan pertanyaan terkait peran PCIM dalam mendukung visi besar Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan internasional, seperti isu Palestina.
Selain mempererat relasi antara pusat dan cabang luar negeri, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi nilai, serta transfer semangat dakwah yang lebih luas, menjadikan Mesir bukan sekadar tempat belajar, melainkan medan juang kaderisasi global.
Dengan terselenggaranya acara ini, PCIM Mesir kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader tangguh, berpikiran global, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan.

